Lampu Kuning Food Estate Humbahas : Panen Bawang Gagal

oleh: Redaksi 14 x dilihat
mitsubishi mpv expander
banner 468x60

Dolok Sanggul, (SDT)

 

Perlu segera antisipasi dari stake holder Foot Estate Humbang Hasundutan (Humbahas) mencari solusi  kegagalan petani bawang merah di Desa Ria-ria. Apalagi mengingat harapan besar Presiden RI Jokowi yang mencanangkannya sebagai lumbung pangan nasional, pada Oktober 2020 lalu.

 

Pengakuan dari beberapa kelompok tani kepada pers di Pollung, Humbahas, pekan lalu, Sebagian besar tanaman bawang putih dan bawang merah yang mereka tanam terancam gagal panen. Secara khusus bawang merah, tidak tumbuh normal seperti kering daun dan pertumbuhannya terlihat kerdil, ujar petani J. Lumbangaol di area holtikultura Food Estate.

 

Seraya menunjuk tanaman bawangnya, Lumbangaol menyebut, usia tanaman bawang merah yang sudah dua bulan tetapi masih terlihat kecil dan “seperti” layu daun. Berdasarkan petunjuk  kepada petani, bawang tersebut bisa dipanen pada usia tiga bulan.

 

Seyogianya pada usia 2 bulan sudah Nampak umbinya dengan baik. Pada hal kalau dicabut akan terlihat hasilnya bakal mengecewakan, katanya.

 

Dengan kondisi seperti itu, Lumbangaol memprediksi petani bakal rugi. Biaya untuk menutupi upah kerja saja bakal tidak didapat. Juga pengganti biaya pupuk, obat dan bibit.

Sementara itu informasi yang beredar di tengah masyarakat program penanaman bawang di areal Food Estate Humbahas, terkesan buru-buru. Pengolahan lahan dan kesiapan petani peserta, tidak terpogram secara matang.

 

Hal itu juga tidak dibantah para petani. Bahwa pendampingan dari penyuluh juga sangat minim. Apalagi mereka belum paham benar bercocok tanam bawang, sebagaimana pengalaman petani di daerah lain.

 

Menyinggung tentang panen di lahan percontohan yang hasilnya

membanggakan Departemen Pertanian pada penghujung tahun lalu, para petani juga kurang paham. Saat itu Deptan melakukan panen perdana di lahan percontohan bawang putih dan bawang merah, dengan hasil yang memuaskan sebagaimana dipublikasikan di berbagai media saat itu.

 

“Boleh jadi bibit dan pupuknya berbeda dengan yang kami dapatkan”, ujar petani singkat.

 

 

Sudah Sejak 2019

 

Berdasarkan penelusuran jejak digital atas penanaman bawang putih di Humbahas, sudah dilakukan sejak tahun anggaran 2019 dalam APBN, dengan luas 250 hektar.  Dari seluas itu  sekira 156 ha berhasil dengan produksi sebanyak 751 ton (basah). Sedangkan sekitar 94 hektar tergolong gagal.

 

Kegagalan panen yang 94 ha disebabkan karena faktor iklim kemarau Panjang yang mengakibatkan kekeringan. Demikian alasan yang disebut,kala itu. (Tim/Toba1)